SUPLEMEN SETIAP SAAT "Rizqi dan Ikhtiar"

(SUPPLEMENT ANY TIME
"Rizq and endeavor")
Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu. Tapi rizqimu tahu di mana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.
Tugas kita bukan mengkhawatiri rizqi atau bermuluk-muluk memiliki cita-cita; melainkan menyiapkan jawaban "Dari Mana" & "Untuk Apa" atas setiap karunia.
Betapa banyak orang bercita-cita menggenggam dunia; dia lupa/ alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.
Betapa banyak orang bekerja membanting tulang, memeras keringat demi gaji untuk disimpan yang mungkin esok pagi ditinggalkannya mati.
Maka amat keliru jika bekerja dimaknai menyerahkan/ mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita. Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya.
Kita bekerja untuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita; Allah taruh sekehendakNya.
Bukankah Siti Hajar/ Istri Nabi Ibrahim AS berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi air Zam-zam justru muncul di kaki bayinya?
Ikhtiar itu perilaku perbuatan dan Rizqi itu kejutan.
Rizqi merupakan kejutan untuk disyukuri setiap hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga. Tugasnya cuma menempuh jalan halal; Allah lah yang melimpahkan bekal.
Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia; jaga sikap untuk menjemputnya & jawab soalanNya, mau "Buat apa?"
Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia; lupa bahwa semua hanya "hak pakai" yang halalnya akan dihisab & haramnya akan di'adzab.
Banyak yang mencampakkan/mengesampingkan keikhlasan 'amal demi tambahan harta, plus dibumbui kata untuk bantu sesama; lupa bahwa 'ibadah apapun semata atas pertolonganNya.
Dengan itu kita mohon agar stiap tetes keringat dan jengkal langkah kita tercatat ikhlas Kepada-Nya sebagai tanda bakti dan ibadah hanya untuk Allah semata...
Jangan lupa untuk senantiasa bermohon agar dituntun dijalan "Ihdinash Shirathal Mustaqim"; petunjuk ke jalan orang yang diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat, Hingga usaha pun berbuah berkah nan menuai syurga..
Maka Laa quwwata illa biLlah...; hanya kepad-Nya menjadi hulu dan hilir semua ke-ikhtiaran.
Selamat beraktivitas para sahabat syurga... "Bersemangatlah mencari apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan Allah dan jangan engkau melemah" (H.R Muslim). Barokllahu fiikum 

Terimakasih Semoga Bermanfaat


Comments